Maksudpenyusunan Renstra Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang adalah dalam rangka menyusun rencana pembangunan bidang kesehatan yang akan dibiayai oleh dana APBD KepalaDinas Kesehatan harus bisa bekerja cepat, tepat dan benar. Saat melantik Ismail Lubis sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, J Walikota Medan Ajak Masyarakat Berkolaborasi Penanggulangan Badai Covid-19 di Kota Medan "Kita butuh orang yang bisa bekerja cepat, tepat dan benar. Palembang. 102.6 fm. Bandung. 93.3 fm 3 Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan : dr. Yuliarni, M.Kes. 1. Sub Koordinator Pelayanan Kesehatan Primer dan Tradisional: Erikson Siregar, SKM. 2. Sub Koordinator Pelayanan Kesehatan Rujukan : dr. Pemi Welrado, M.Kes. 3. Sub Koordinator Peningkatan Mutu Fasyankes : M.Daud Rusdi, SKM, MKM. 4. YogiFirmansyah, 2017, "Penegakan Sanksi Administrasi dalam Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 4 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok", (Repository Universitas Lampung) Wawancara. drg. Arumi Wulansari, MPH., wawancara pribadi dengan Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat di Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, 13 April 2020. KepalaDinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan 41, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Timur 42. SK Walikota no 80KPTSBPKAD2022 tentang besaran tambahan penghasilan PNS di lingkungan Pemerintah Kota Palembang Tahun Anggaran 2022. Rina Afriyanti. A Heartbreaking Work Of Staggering Genius: A RRI KBRN, Ternate : Untuk meningkatkan pelayanan terpadu Penyakit Tidak Menular (PTM) di Puskesmas yang ada di Kota Ternate, Dinas Kesehatan Kota Ternate Kamis (3/9/2020) melaksanakan kegiatan sosialisasi Pelayanan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Pandu PTM) di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Kegiatan yang berlangsung di Resto Dapur Sorasa Dikonfirmasisalah satu pejabat yang dilantik, yakni Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Aprizal mengatakan dirinya mengikuti pelantikan secara virtual. "Ya, alhamdulilah tadi dilakukan secara AudiensiPoltekes Kemenkes dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang dr.Hj. Fenty Aprina, M.Kes. Kamis, 17 Maret di Ruang Pertemuan Dinkes Kota Palembang Tentang Program Pengabdian Masyarakat "Desa Siaga Sehat Jiwa di Kelurahan 1 Ulu Palembang" Share. Berita Lainnya: AsSAJIDINCOM — Pemerintah Kota Palembang melakukan rolling jabatan terhadap delapan orang pejabat secara tidak terjadwal, yang dilantik langsung oleh Walikota Palembang, Selasa (5/10/2021).. Diketahui berdasarkan informasi delapan orang yang duduki jabatan baru itu yakni: 1. Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD), Herley Kurniawan, sebelumnya dijabat oleh Sulaiman Amin. GEBYARKEGIATAN PENGGERAKAN GERMAS HIDUP SEHAT 22 June 2022 | 14:49:36. Prabumulih,21 Juni 2022. Dinas Kesehatan melaksanakan Gebyar Kegiatan Penggerakan Germas Hidup Sehat. dimana kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ibu Ketua TP PKK Kota Prabumulih Ibu Hj. Ir. Suryanti Ngesti Rahayu, Wakil Ketua TP PKK Ibu Hj, Reni Indayani, SKM.M.Si, PKK Pokja 4, Camat Prabumuih Barat, Lurah Patih Galung 6O6y527. Penulis Sri - Babak baru seleksi lelang jabatan kepala dinas di Pemkot Palembang. Diketahui, ada lima posisi kepala dinas di Pemkot Palembang yang dibuka lelang jabatan. Dua diantaranya, yakni Kepala Dinas Perdagangan Palembang dan Kesbangpol Palembang, yang telah dilantik. Sementara itu, posisi Kepala Dinas Kesehatan Palembang, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Palembang, serta Inspektur Kota Palembang masih dalam proses. Seketaris Daerah Palembang, Ratu Dewa, mengatakan saat ini proses untuk pelantikan kepala dinas kesehatan kadinkes dan kepala dinas koperasi dan UMKM masih dalam proses. "Nama sudah ada tiga nama calon Kadinkes Palembang yang dikantongi pak Walikota," kata Ratu Dewa. Untuk Dinas Kesehatan Palembang, tiga nama yakni dr Fauziah, dr Alfarobi dan dr Fenti. Sedangkan tiga nama untuk Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Palembang, yakni DR Korlena, Atik yang merupakan Seketaris BKPSDM, dan Wati dari Dinas PPA. Ratu Dewa mengatakan, ketiga namanya ini sudah ada di Walikota Palembang yang keputusan akhirnya ada di Walikota Palembang. "Semua keputusan ada di Pak Wali, dari tiga besar nama-nama ini akan dipilihnya dan akan segera dilantik," ungkap dia. • Kasus Konfirmasi Turun, BOR ICU Covid-19 Masih Tinggi, Begini Penjelasan Kadinkes Sumsel Untuk kapan pelantikan, ia tidak mengetahui pasti namun semua tergantung kebijakan Walikota Palembang. Sedangkan untuk Inspektur Kota Palembang harus meminta persetujuan dari Kemendagri sehingga panselnya pun juga beda. "Jadi ini inspektur ini beda, masih dalam proses juga dan menunggu persetujuan Kemendagri," kata dia. Terkait isu rotasi dilingkup pemerintah kota Palembang setingkat kepala Dinas tidak ada. "Kalau sampai sekarang tidak ada tapi kalau rencana melakukan penyegaran memang sudah ada sejak lama tapi semua tergantung kebijakan Walikota," ungkap dia. Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting tentang Hasil Verifikasi Data di Kota PalembangPada Hari Kamis Tanggal 14 April 2022 Pukul WIB bertempat di Ruang Rapat Lantai III Bappeda Litbang Kota Palembang. Wakil Walikota Palembang memimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting tentang Hasil Verifikasi Data di Kota Palembang. Acara dihadiri oleh Sekretaris Bappeda Litbang Kota Palembang, Sekretaris Dinkes Kota Palembang, DPPKB, DPPPAPM, Dinas Sosial, Dinas Kominfo Kota Palembang, 18 Camat Kota Palembang, Bagian Protokol dan KP Pemerintah Kota Palembang dan 41 Kepala Puskesmas Kota Palembang PALEMBANG – Kakanwil Kemenkumham Sumsel Dr Ilham Djaya senantiasa mendorong Satuan Kerja di bawah komandonya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik salah satunya dengan melakukan pemenuhan standar pangan dengan memperhatikan kelaikan hiegiene sanitasi pangan. Hal tersebut dibuktikan dengan diterbitkannya kembali Sertifikat Laik Hiegiene Jasaboga pada Lapas Kelas III Pagaralam yang telah dikeluarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Pagaralam pada Jumat, 9/6. Dikatakan oleh Kalapas Kelas III Pagaralam, Jalaluddin, bahwa Lapas Pagaralam terus menjaga standar pengolahan pangan dengan memperbaharui/memperpanjang Sertifikat tersebut dimana diketahui bahwa Sertifikat Laik Hiegiene pada Lapasnya akan habis masa berlakunya pada tanggal 23 Juni mendatang. Kesuksesan tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan visitasi yang telah dilakukan oleh Pihak Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Pagaralam pada hari Kamis 8/6. Tim Dinkes Pagaralam yang dipimpin oleh Nusa Indah selaku Sub Koordinator Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga bersama 6 enam staf lainnya disambut langsung oleh Kepala Lapas Pagaralam Jalaluddin didampingi oleh Kepala Subseksi Pembinaan Affandi. Kunjungan dari Nusa Indah bersama timnya bertujuan untuk melakukan proses verifikasi dengan memastikan bahwa penyajian makanan memenuhi standar kebersihan dan kesehatan bagi Warga Binaan di Lapas Pagaralam. Meninjau Lingkungan Dapur di Lapas Pagaralam, Tim visitasi dari Dinkes Pagaralam melakukan serangkaian pemerikasaan mulai dari alat-alat masak, tempat penyimpanan makanan, tempat penyajian, sanitasi lingkungan, kebersihan area masak, ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan APAR, hingga jalur evakuasi. Saat dikonfirmasi, Kalapas Pagaralam Jalaluddin menyampaikan hal ini diperlukan sebagai wujud pembuktian kepada Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Pagaralam bahwa realita keadaan Dapur Lapas Pagaralam memang layak untuk mendapatkan kembali Sertifikat Laik Hiegiene. “Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Dinkes Pagaralam atas sinergisitas yang telah terjalin sehingga dapat mengawasi dan memimbing Lapas Pagaralam memenuhi Standar Laik Hiegiene Jasaboga untuk dapat memastikan Warga Binaan mendapatkan pelayanan publik yang prima,” tutup Jalaluddin. Kakanwil Kemenkumham Sumsel Dr Ilham Djaya mengapresiasi pencapaian yang telah ditorehkan oleh Lapas Kelas III Pagaralam. Dikatakannya, hal ini tentunya melewati proses yang panjang dengan standar yang ketat sehingga Lapas Pagaralam mendapatkan kembali Sertifikat Laik Hiegiene Sanitasi Jasaboga oleh Dinas Kesehatan Pagaralam. Atas pencapaian tersebut, Kakanwil Ilham Djaya meminta kepada Lapas Pagaralam untuk membuktikan dengan senantiasa menjaga kualitas dapur umum mulai dari proses pencucian, pengolahan, hingga penyajian makanan. “Semua aspek yang telah menjadi standar kesehatan dan kebersihan makanan harus dikelola dengan baik. Hal itu tentunya untuk menjaga kualitas kesehatan dan cita rasa makanan yang berdampak pada tingkat kesehatan WBP yang terjamin,” ungkap Kakanwil Kemenkumham tersebut. Terakhir, Kakanwil Ilham Djaya berpesan kepada Lapas Pagaralam untuk tidak terlena dan kendor terhadap pencapaian itu dengan meningkatkan kualitas pelayanan kepada Warga Binaan dan tentunya melakukan perbaikan tiada henti. Baca berita lainnya langsung dari google news Silakan gabung di Grup WA TribunSumsel