8 Januari 2020. Pengertian Amplifier - Amplifier sering disebut juga sebagai rangkaian yang berfungsi untuk meningkatkan sinyal output. Biasanya, sinyal tersebut berupa suara audio bentuk analog. Selain itu, amplifier juga terdapat pada alat elektronik yang memiliki loudspeaker didalamnya. Dengan menggunakan amplifier maka rangkaian tersebut
Adaptor inilah yang berfungsi untuk membuat arus tegangan listrik mengalir sesuai dengan kebutuhan perangkat yang digunakan. Umumnya disebut juga sebagai alat pengatur tegangan. Voltage regulator ini berfungsi menstabilkan tegangan arus searah serta melakukan kontrol pada tegangan outputnya.
Amperemeter : Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik 6. Voltmeter : Voltmeter adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengukur tegangan listrik 7. Tahanan Geser : berfungsi untuk menstabilkan arus Referensi Giancolli, Douglas.2001, "Fisika Edisi 5 Jilid 1" . Jakarta .
Pengertian Adaptor. Adaptor adalah perangkat yang berfungsi mengubah tegangan AC menjadi DC. Maksudnya ialah tegangan arus yang bolak balik pada listrik akan diubah menjadi tegangan arus listrik yang searah. Nah secara prinsip kerja, adaptor ini bisa dikatakan berfungsi sebagai alat catu daya. Adaptor juga sering disebut sebagai pengganti
Untuk mengecek tegangan listrik anda dapat menggunakan test voltage, jika tegangan listrik anda kurang dari 200 volt maka anda harus menggunakan stabilizer untuk menstabilkan kembali tegangan listrik anda menjadi normal. (Baca juga: Fungsi Chipset Pada Laptop dan PC , Fungsi DOS pada komputer)
Setiap saluran disambungkan melalui suatu alat pemisah, dimana salah satunya dalam kondisi normal terbuka dan satunya lagi dalam kondisi normal tertutup, untuk menghindari terjadinya arah arus listrik yang saling berlawanan. Gambar 2.3. Sistem distribusi loop terbuka Sumber: Kadir ( 2000, p.24) b. Sistem Close Loop
Arus pada suatu rangkaian listrik memiliki dua macam yaitu arus bolak-balik (AC) dan arus searah (DC). Alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik adalah Amperemeter. Sedangkan untuk mengetahui tegangan listrik dapat diukur menggunakan Voltmeter. Gabungan alat yang dapat mengukur kuat arus, tegangan listrik, dan hambatan disebut
Berikut ini adalah berbagai jenis power supply yang sering digunakan. 1. DC Power Supply. Adalah catu daya yang mampu mengalirkan arus atau tegangan listrik yang berbentuk Direct Current. 2. AC Power Supply. Adalah catu daya yang sanggup mengganti tegangan AC hingga setara dengan tegangan lain. 3.
generator dengan sistem pada jaringan PLN. Sinkronisasi adalah suatu cara untuk menghubungkan dua sumber atau beban Arus Bolak-Balik (AC). Sumber AC tersebut antara lain generator dan beban adalah transformator yang akan digabungkan atau diparalel dengan tujuan untuk meningkatkan keandalan dan kapasitas sistem tenaga listrik.
Pengertian stabilizer listrik secara sederhana adalah alat yang berfungsi untuk menjaga tegangan arus listrik agar tidak naik dan turun, sehingga input ke alat elektronik menjadi stabil. Alat ini menjadi cukup penting untuk menjaga keawetan dari alat elektronik.
dTO6.